Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Apa Tanggung Jawab Sosial Bisnis atau CSR?

Bisnis hidup dan berkembang ditengah-tengah lingkungan masyarakat. secara otomatis bisnis punya tanggung jawab terhadap eksistensinya dilingkungan tersebut.
Dalam dunia bisnis istilah ini disebut dengan Corporate Social Responsibility atau disingkat CSR. CSR mulai diperbincangkan setelah ditemui banyak masalah yang timbul dari bisnis yang tidak sehat atau kurang memperhatikan masyarakat.

Banyak perbedaan pendapat mengenai CSR. Ada yang berpendapat bisnis hanya bertanggung jawab sebatas mutu dan harga produk. ada yang mengatakan bisnis tidak boleh meraup untung terlalu banyak. namun secara umum CSR meliputi aspek berikut;

Tanggug jawab terhadap masyarakat dan lingkungan
 
Seperti polusi, limbah, kontaminasi zat-zat berbahaya, pencemaran udara, air, dan tanah.

Tanggung jawab terhadap konsumen

Dengan memberikan hak-hak konsumen. seperti perlindungan, informasi produk, dan lain-lain.

Tanggung jawab terhadap investor

Misalnya menghindari manipulasi yang merugikan investor.

Tanggung jawab terhadap karyawan

Tanggung jawab terhadap karyawan adalah tanggung jawab yang musti diperhatikan oleh pebisnis. dalam islam dinyatakan bahwa " membayar kerja karyawan bahkan sebelum keringatnya kering". Pebisnis memiliki tanggung jawab urgen bagi karyawan. kebutuhannya, upahnya, toleransi agamanya, perlindungan kerja, dan tanpa ada diskriminasi.

Minggu, 25 Agustus 2013
Posted by Fun Day

Psikologi Manajemen

 
Psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur / me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Sebagai ilustrasi, dulu dalam manajemen, orang berproduksi hanya mengandalkan sumber daya alam. Misalnya, orang berburu, memancing atau memetik hasil hutan saja untuk memenuhi keperluannya. Tetapi lama-kelamaan mulai terasa bahwa dengan menambahkan sumber daya manusia (terutama akalnya), maka orang akan bisa lebih efektif dan efisien dalam berproduksi. Maka mulailah dikenal pertanian, peternakan dan upaya budi daya sumber-sumber alam lainnya.

Setelah itu, timbul lagi kebutuhan akan modal, karena dengan investasi dana tertentu, akan bisa dibuat alat tertentu untuk lebih meningkatkan lagi efisiensi dan efektivitas produksi. Maka sejak zaman revolusi industri, tiga modal kerja yang utama adalah SDA (Sumber Daya Alam), SDU (Sumber Daya Uang) dan SDM (Sumber Daya Manusia), dan ilmu manajemen pun berkisar pada upaya untuk mengoptimalkan kinerja antar ketiga modal kerja itu.
Kaitannya dengan psikologi: dengan ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi, diketahui bahwa unsur SDM (Sumber Daya Manusia) ternyata merupakan yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun. Pasalnya, ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan, dsb dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM (Sumber Daya Manusia) yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan. 
Kegiatan intervensi (yang bertujuan untuk "mengolah" manusia) inilah yang menjadi titik tolak dari kajian ilmu psikologi manajemen. Hal ini bertujuan agar seluruh kayawan / SDM (Sumber Daya Manusia) dari suatu organisasi/perusahaan mengerti betul akan tugasnya, mampu memberikan informasi kepada pelanggan atau rekan sekerjanya, dan pada akhirnya membuat karyawan itu senang pada pekerjaan dan perusahaannya.

Manfaat Psikologi Manajemen
- Untuk mendapatkan pemecahan bagi masalah-masalah yang penting berkenaan dengan penggunaan tenaga manusia di dalam proses manajemen. 
- Agar dunia manajemen mampu menggunakan prosedur-prosedur yang lebih relevan / tepat untuk memecahkan masalah-masalah human (kemanusiaan).


Minggu, 28 April 2013
Posted by Fun Day
Tag :

Popular Post

category

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © KuMan -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -